Prestasi Luar Biasa Si Pemulung Cilik
Tanjungpinang - Keseriusan
seseorang untuk belajar ibarat menolak balik arah ombak yang menerpa dan akan
menghasilkan prestasi yang luar biasa. Roy (9) seorang murid yang mengecap
pendidikan di SD 007 Bukit Bestari Tanjungpinang merupakan peraih prestasi
terbaik dengan mendapatkan rangking pertama dari kelas satu sekolah dasar
hingga kelas empat sekolah dasar tanpa adanya penurunan nilai sedikitpun.
Prestasi
yang luar biasa tersebut ternyata bertolak belakang dengan pikiran kita
mengenai proses belajar yang dijalani Roy. Waktu belajarnya sangat terbatas
dibandingkan dengan waktu belajar anak-anak lain seusianya. Seorang anak
bertubuh kecil tetapi memiliki tekat yang besar sangat jarang kita jumpai dalam
kehidupan. Roy memaksimalkan waktu belajarnya yang sedikit itu dengan
sungguh-sungguh, karena waktu yang digunakan si kecil yang memiliki tekat besar
untuk sukses seperti bapak presiden ini digunakan untuk mencari uang dari
memulung.
Sejak
kecil Roy sudah menjalani kehidupan tanpa seorang ayah. Ia hidup bersama ibunda
tercinta. Sepeninggalan ayahnya, kehidupan keluarga Roy memang sangat
memprihatinkan. Inilah yang membuatnya berpikir untuk mencari uang dengan
memulung barang-barang bekas demi mendapatkan sesuap nasi untuk ia dan ibunya.
Ia merupakan seorang anak yang memiliki jiwa besar untuk membantu ibunya
mencari uang. Ia tidak tega melihat ibunya yang sudah usia lanjut itu bekerja
sendirian untuk membiayai kehidupannya.
Seusai
menjalani kewajibannya sebagai putra bangsa di sekolah, ia segera bergegas
mencari barang-barang bekas seperti botol dan kaleng minuman atau apapun yang
ditemukannya dan masih layak untuk di jual ke tukang loak yang biasa ia
datangi. “Bang, hari ini saya dapat memungut barang-barang bekas sebanyak satu
karung saja bang.” Abang loak berkata,” Ia Roy, taruh saja karung itu di sudut
sana, besok akan ku timbang berapa berat barang-barang yang kau pungut hari ini
dan uangnya minggu depan akan ku kasih setelah kau antar lagi barang-barang
bekas lainnya”.
Namun
dengan keadaan seperti itu tidak menyurutkan niatnya untuk terus mengejar
cita-cita dan membahagiakan ibunda tercinta. Ia bercita-cita akan terus
melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Tetapi keinginannya masih
menjadi mimpi baginya karena semua jenjang itu membutuhkan biaya yang tidak
sedikit dan si kecil yang memiliki tekat besar ini akan terus bermimpi dan
berusaha demi keinginannya kelak menjadi seseorang yang sukses di mata bangsa.
Inilah
yang menjadi kelebihan tersendiri untuk anak cerdas seperti Roy. Tidak banyak
anak-anak seusianya yang mampu mensyukuri hidup seperti yang dialaminya.
Apalagi dengan prestasi yang sangat membanggakan. Kecerdasan yang dimilikinya
tidak menjadikan ia sebagai pribadi yang sombong, bahkan ia mampu hidup sebagai
anak yang memiliki jiwa besar serta tekat dan keinginan yang besar untuk
menjadi anak bangsa yang sukses dengan keadaan ekonomi yang sangat
memprihatinkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar