Sampah Berserakan di Lingkungan Halte Umrah
Tanjungpinang, (NHY) – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) jalan
Politeknik Senggarang. Sebagai universitas satu-satunya di Tanjungpinang,
sehingga banyak sekali jumlah mahasiswa yang menyempatkan waktunya untuk
menimba ilmu dan meraih cita-citanya di UMRAH ini. Tetapi dengan banyaknya
jumlah mahasiswa tersebut tidak sama dengan banyaknya rasa cinta terhadap
kebersihan lingkungan yang sehat dan bersih.
Sampah-sampah plastik dan botol minuman mineral berserakan di mana-mana. Setiap
mahasiswa membuang sampah di sembarangan tempat. Padahal, di setiap fakultas
ada tempat pembuangan sampah dan di halte bus UMRAH juga ada tempat pembuangan
sampah. Tetapi tetap saja mahasiswa tidak menyadari betapa pentingnya
kebersihan itu bagi lingkungan hidup.
Padahal sudah diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga
kebersihan baik rohani maupun jasmani. Jika di perhatikan sebaik-baik mungkin,
sampah-sampah plastik yang berwarna putih yang berkaca-kaca itu membuat
pemandangan di kampus UMRAH menjadi kurang indah. Mahasiswa hanya bisa membeli
dan memakan makanan yang dibeli tetapi tidak bisa membuang sampah pada
tempatnya.
Pepatah mengatakan “kebersihan itu sebagian dari iman”. Mahasiswa UMRAH justru
menepiskan jauh-jauh pepatah tersebut. Mereka lebih berminat untuk menumpukkan
sampah di lingkungan Halte UMRAH.
“sebenarnya mereka itu bukan berarti tidak memiliki rasa cinta terhadap
kebersihan, tetapi kesadaran mereka untuk melakukan hal yang baik itu kurang.
Di mana mereka makan di situlah mereka membuang bungkus plastik itu. Mereka
tidak mau bergerak untuk menuju ke tempat pembuangan sampah.” Ujar Silvia,
salah satu mahasiswa FKIP UMRAH.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar