Selasa, 09 Juni 2015

Gonggong Siap Manjakan Lidah dengan Cita Rasa Melayu



           
Gonggong  Siap Manjakan Lidah dengan Cita Rasa Melayu


            Tanjungpinang (HK) - Rumah makan Ica ini terletak di kawasan Pantai Batu Putih daerah Dompak Rt 02 Rw 01 dengan nuansa yang khas memberikan suasana alami menikmati santapan yang telah dipilih, menu seafood dengan pilihan kepiting, gonggong, ikan kerapu dan segala aneka seafood lainnya. Gonggong ini merupakan menu masakan khas melayu dari rumah makan Ica. Gonggong ini tidak sama dengan gonggong biasanya karena memiliki rasa yang cukup berbeda karena resepnya di racik sendiri dan berbagai resep rahasia dari rumah makan Ica. Gonggong ini sangat diminati oleh para pengunjung kota Tanjungpinang karena rasanya yang cukup menggoyangkan lidah.
            Rumah makan Ica sudah berjalan hampir 5 tahun, pada tahun pertama masih terlihat biasa-biasa saja dan belum banyak pengunjung yang datang. Kemudian pada tahun kedua drastis naik, sangat ramai sekali pengunjung yang datang, dari pagi hingga sore. Karena restaurant ini yang pertama kali dibuka. Dikarenakan sekarang telah banyak yang membangun rumah makan, jadi kita berbagi. Ujar Pak Jumahat pemilik rumah makan Ica.
            Selain tempatnya yang indah, pak Jumahat juga memberikan nama yang unik yaitu rumah makan Indah Cantik Alami yang disebut ICA, itulah kepanjangan rumah makan yang diberi nama oleh pak Jumahat. Rumah makan Ica sendiri mengabarkan bahwa mereka akan berinovasi dalam menciptakan produk-produk kuliner yang memiliki perbedaan atau ciri khas tersendiri.
            Dalam membangun usaha ini pak Jumahat tidak melakukannya sendiri. Tetapi dibantu oleh 8 karyawan, 2 orang menjadi juru masak, 3 orang dibagian belakang (dapur) dan 5 orang di bagian depan. Delapan karyawan ini semuanya mendapatkan pembagian, apabila tidak dibagi maka karyawan akan pontang-panting. Ujar Pak Jumahat.
            Gonggong, kepiting dan ikan kerapu ini didapatkan dengan cara dibeli. Kemudian di tampung dalam sebuah tempat yang terletak di dalam air asin dekat dengan rumah makan Ica. Jadi, gonggong, kepiting, dan ikan kerapu bisa hidup semua dan tidak akan membusuk.

            Untuk urusan harga kita dapat memilih sesuai jenis gonggong yang diinginkan. Untuk 1 porsi gonggong Rp. 45.000, sedangkan harga kepiting dalam 1 porsi berkisaran Rp. 100.000. Ketika banyak pengunjung yang makan di sini bisa menghabiskan 700-800 biji gonggong dalam perhari. Kemudian kepiting bisa menghabiskan 40-50 kg. Dalam 1 minggu bisa habis ratusan kg. Rumah makan Ica ini terlihat ramai pada hari senin, selasa, dan rabu. Dan pada hari libur itu biasanya ramai sekali. Maka dari itu Bapak Jumahat sudah menyediakan bumbu-bumbu yang diracik sebelum stocknya kehabisan. apalagi pada saat hari libur.
            Selain itu kita juga bisa merasakan cita rasa menu seafood. Racikan bumbu alami sangat terasa dan meresap dilidah. Menu seafood ini memang sengaja memakai racikan bumbu alami untuk mempertahankan rasa dan menjadi pembeda dengan menu yang sama di tempat lain. Cita rasa sederhana membuat menu ini menjadi salah satu menu yang banyak diminati para pengunjung. Ayo buruan merasakan nikmatnya gonggong dengan harga yang bersahabat plus cita rasa yang alami. Kenikmatan cita rasa makanan khas melayu akan membuat kita rindu untuk kembali ke tempat ini.
             Tidak hanya gonggong saja yang dapat memanjakan lidah, asam pedas ikan kerapu juga merupakan makanan yang sering diminati karena rasanya yang begitu lezat dan pedas. Hanya saja kepiting biasanya mayoritas orang cina yang menyukai pedas-pedas. Restaurant ini juga menyediakan berbagai aneka minuman seperti teh, kopi susu dan yang lainnya. Makanan keunggulan wisata kuliner yang tak kalah lezatnya adalah gonggong tumis, kepiting lada hijau, kepiting masak lemak dan aneka makanan laut lainnya.
            Anak SD, SMP,SMA dan UMRAH biasanya juga sering makan di rumah makan Ica ini. Tidak hanya itu, kadang ketika anak-anak sekolah tidak punya uang yang cukup untuk makan, tetapi pak Jumahat tetap memberikan makanan yang seadanya sesuai dengan jumlah uang mereka, karena menurut pak Jumahat manusia itu butuh makan.Hanya saja disini pak Jumahat tidak menaruh harga, karena dengan kondisi  yang sering naik turun, ketika kondisi angin utara maka harga gonggong pun naik dan ketika angin turun (angin selatan), maka harga gonggongnya pun turun.ketika naik bisa mencapai 30%.

            Rumah makan Ica memiliki daya tarik tersendiri karena tempatnya yang dekat dengan pantai dan bisa merasakan indahnya pemandangan sehingga dapat memanjakkan mata. Mengunjungi tempat ini tidak akan lengkap rasanya jika tidak mencicipi gonggong yang menjadi ciri khas orang melayu.Bagi anda para penikmat wisatawan yang ingin mencoba makan Gonggong. Jangan khawatir, karena gonggong ini aman, bersih dan mempunyai cita rasa yang lezat.Keunikkan yang dimiliki dari restaurant ini tidak hanya menunya saja, tetapi juga tempatnya yang dekat dengan pantai. Jadi, para wisatawan bisa melihat laut. Di rumah makan ini juga menyediakan pondok-pondok kecil agar kita memilih tempat lesehan.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar