Tumpukan Sampah di Sekitaran Rumah Warga
TANJUNGPINANG
(NHY) – Warga Kelurahan Kampung Bugis mulai merasa resah dengan adanya tumpukan
sampah yang berada di bawah sekitaran rumah mereka. Sampah tersebut mulai
menyebar hingga ke rumah warga yang tinggal di pelantar, dan menyebar hingga ke
pinggiran laut.
Sampah yang memenuhi rumah penduduk di sekitaran Pelantar Kampung Bugis
merupakan rumah yang didominasi dengan rumah panggung sehingga sampah menumpuk
di bawahnya dan terlihat menjadi sangat kotor.
Sampah yang menumpuk tersebut merupakan sampah organik yaitu sampah yang sulit
untuk mengurai dan butuh waktu yang cukup lama untuk melapuk.
Armi (40), mengatakan bahwa, “sampah tersebut tidak sepenuhnya langsung di
buang ke sini, ini sampah dari laut saat pasang makanya terjadi penumpukan di
pinggiran begini” akunya.
Hal yang sama pun diakui oleh Kepala Seksi Kebersihan Kawasan Pesisir
Laut Kota Tanjungpinang, Bakhtiar (48) yang saat ditemui di Dinas Kebersihan
Pertamanan dan Pemakaman mengatakan bahwa sampah yang menumpuk itu merupakan
sampah yang hanyut di laut dan saat laut pasang jadi sampah tersebut tersangkut
di pinggiran seperti itu.
“Setiap harinya kami sudah mengirimkan empat personil kebersihan untuk
membersihkan berbagai macam sampah, baik sampah rumah tangga maupun sampah yang
berada di pinggiran laut tersebut, serta mengajak warga beramai-ramai untuk
rutin membersihkan tumpukan sampah ini” tambah Bakhtiar.
Untuk mengurangi volume sampah yang semakin menumpuk, diharapkan Dinas
Kebersihan memiliki alat yang cukup memadai untuk mengangkut sampah ini secara
besar-besaran.
Sampah yang menumpuk tersebut menyebabkan sejumlah warga terutama anak-anak
mudah terserang oleh penyakit seprti penyakit kulit.
Saat diwawancarai, Zita (25) mengaku sering merasa takut dengan adanya tumpukan
sampah tersebut, penyakit yang ia khawatirkan adalah penyakit gatal-gatal,
penyakit kulit apalagi penyakit demam berdarah (DBD).
Diharapkan ada tindakan cepat tanggap dari pemerintah dan dibutuhkannya
kesadaran secara langsung oleh warga agar tumpukan sampah tersebut dapat
berkurang dengan secepatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar