Selasa, 09 Juni 2015

Tumpukan Sampah di Sekitaran Rumah Warga



Tumpukan Sampah di Sekitaran Rumah Warga


          TANJUNGPINANG (NHY) – Warga Kelurahan Kampung Bugis mulai merasa resah dengan adanya tumpukan sampah yang berada di bawah sekitaran rumah mereka. Sampah tersebut mulai menyebar hingga ke rumah warga yang tinggal di pelantar, dan menyebar hingga ke pinggiran laut.
            Sampah yang memenuhi rumah penduduk di sekitaran Pelantar Kampung Bugis merupakan rumah yang didominasi dengan rumah panggung sehingga sampah menumpuk di bawahnya dan terlihat menjadi sangat kotor.
            Sampah yang menumpuk tersebut merupakan sampah organik yaitu sampah yang sulit untuk mengurai dan butuh waktu yang cukup lama untuk melapuk.
            Armi (40), mengatakan bahwa, “sampah tersebut tidak sepenuhnya langsung di buang ke sini, ini sampah dari laut saat pasang makanya terjadi penumpukan di pinggiran begini” akunya.
            Hal yang sama pun diakui oleh Kepala Seksi Kebersihan Kawasan  Pesisir Laut Kota Tanjungpinang, Bakhtiar (48) yang saat ditemui di Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman mengatakan bahwa sampah yang menumpuk itu merupakan sampah yang hanyut di laut dan saat laut pasang jadi sampah tersebut tersangkut di pinggiran seperti itu.
            “Setiap harinya kami sudah mengirimkan empat personil kebersihan untuk membersihkan berbagai macam sampah, baik sampah rumah tangga maupun sampah yang berada di pinggiran laut tersebut, serta mengajak warga beramai-ramai untuk rutin membersihkan tumpukan sampah ini” tambah Bakhtiar.
            Untuk mengurangi volume sampah yang semakin menumpuk, diharapkan Dinas Kebersihan memiliki alat yang cukup memadai untuk mengangkut sampah ini secara besar-besaran.
            Sampah yang menumpuk tersebut menyebabkan sejumlah warga terutama anak-anak mudah terserang oleh penyakit seprti penyakit kulit.
            Saat diwawancarai, Zita (25) mengaku sering merasa takut dengan adanya tumpukan sampah tersebut, penyakit yang ia khawatirkan adalah penyakit gatal-gatal, penyakit kulit apalagi penyakit demam berdarah (DBD).

            Diharapkan ada tindakan cepat tanggap dari pemerintah dan dibutuhkannya kesadaran secara langsung oleh warga agar tumpukan sampah tersebut dapat berkurang dengan secepatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar